Jurnalistik

Jurnalistik MTsN 33 Jakarta
  • Drama Osis Masuk Islam Umar bin Khattab

    Osis menampilkan Drama Islam tentang masuk islamnya Umar bin Khattab pada acara Isra Mi'raj Di MTsN 33 Jakarta

  • Nano Sains ITB Bandung

    Dua Siswi (Annisa Nurfauziah dan Vlananda Putri) mengikuti Nano Sains di ITB bandung

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Rabu, 27 Juli 2016

Duta MTsN 33 Jakarta dalam KSM ( Kompetisi Sains Madrasah )


Madrasah Tsanawiyah Negeri 33 Jakarta mengirimkan 6 perwakilannya dalam Kompetisi Sains Madrasah Tahun 2016 di MTsN 3 Jakarta, Selasa (26/7).

UNGKAPKAN KESUKSESAN, OSIS MTsN 33 RAYAKAN DENGAN MAKAN BERSAMA

 Berakhirnya Kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik Baru, OSIS MTsN 33 Jakarta mengadakan makan bersama di Bento Steak Graha Cijantung Pasar Rebo Jakarta Timur, Hari senin tanggal 24 Juli 2016.
Acara yang diselenggarakan sebagai bentuk ungkapkan syukur selama 1 tahun kepengurusan OSIS tahun pelajaran 2015/2016 ini berjalan sukses. Terus terang, walau setiap kegiatan ada kendala-kendala, namun alhamdulillah masih bisa kita tangani bersama, kata Asep Mulyana Pembina OSIS MTsN 33 Jakarta yang menjabat sudah 4 periode ini.

Menurutnya, kita perlu memberikan apresiasi dengan mengajak mereka makan bersama dan ini menjadi momen yang tak mudah dilupakan, karena makan bersama menurutnya, menjadi kenangan dan tersimpan lebih lama bagi mereka dibandingkan jika kita memberikan benda semata.

Sebanayak 30 pengurus OSIS yang aktif dalam kepengurusan, banyak membantu program-program sekolah baik itu pengawasan tadarusan, tim satgas kebersihan, UKS, petugas upacara hari-hari besar nasional, kegiatan hari-hari besar Islam, pentas seni islami hingga Masa Orinetasi Peserta Didik baru yang baru saja usai minggu lalu.

Diharapkan dengan masa-masa akhir kepengurusan dan serah terima jabatan, karena harus fokus untuk menghadapi Ujian Nasional maka apa yang didapatkan selama 1 tahun kepengurusan terakhir ini menjadi pembelajaran untuk menjadi generasi-generasi terbaik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan agama serta negara, tutur Asep Mulyana.


http://beritamtsn33.blogspot.com

Ekskul Jurnalistik Unjuk Kebolehan Melalui Pemotretan Model

ebagai ekskul, Jurnalistik MTsN 33 Jakarta tidak mau kalah dengan ekskul-ekskul lainnya. Dua orang model dari siswa yakni, Muhammad Jarja dan Nadira Syarifah dengan fotografer Vlananda Putri dan Kanya beraksi dihadapan 176 peserta didik baru.

Aksi mereka mendapat sambutan yang meriah dari siswa apalagi mereka bergaya dan berpose didepan, kamera. Dalam demo ekskul Jurnalistik ingin menyampaikan pesan pembelajaran bagaimana teknik cara memotret kemudian teknik pengambilan gambar.

Ekskul Jurnalistik di MTsN 33 Jakarta mulai diadakan tahun 2014, ketika itu sekolah memandang perlu akan keberadaan jurnalistik di sekolah. Walaupun demikian, masih banyak siswa yang punya keinginan ingin bergabung namun kendala perlaatan seperti kamera SLR dan Handycame. Menyikapi hal tersebut, pembina Jurnalistik, Asep Mulyana membuat 4 bidang seperti Blogger, Film Maker, Fotografer dan Writer. Ke empat bidang tersebut dibentuk agar bakat dan potensi anggota jurnalistik disesuaikan. Mereka bebas memilih bidang apa saja, dan masing-masing bidang saling bekerjasama satu sama lainnya.


http://beritamtsn33.blogspot.com

Minggu, 24 Juli 2016

KAMAD MTsN 33 PAPARKAN KETERCAPAIAN PROGRAM 1 TAHUN TERAKHIR

Jakarta, Kepala MTsN 33 Jakarta, Solihin mengemukakan sejumlah ketercapaian program dalam masa jabatannya didepan tenaga pendidik, kependidikan serta pengurus komite.
Solihin menyatakan senang terhadap ketercapaian program-program selama 1 tahun ini, walaupun masih ada catatan-catatan evaluasi yang harus dibenahi. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Rapat Kerja hari Jum’at 22 Juli 2016 di MTsN 33 Jakarta.

Pada bidang kurikulum, MTsN 33 Jakarta mengalami peningkatan kualitas, terutama dilihat pada peringkat Ujian Nasional yang mengalami kenaikan,  dari peringkat ke 30 an menjadi peringkat ke-16 se-MTsN di DKI Jakarta, “Papar Solihin.

Walaupun terjadi kenaikan, namun berbanding terbaik dengan tingkat integritas yang justru makin rendah, artinya kejujuran siswa dalam menjawab Ujian Nasional perlu dievaluasi kedepannya” ujar kepala madrasah yang mulai bertugas awal bulan Agustus 2015 lalu.Kemudian, tambahnya sedikitnya jumlah siswa yang tinggal kelas dengan proses seleksi ketat menjadi keberhasilan tersendiri untuk bidang kurikulum.

Solihin juga memaparkan keberhasilan bidang kesiswaan, dimana proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mengalami kenaikan peminat dari masyarakat, kemudian keberhasilan Masa Orientasi Peserta Didik baru ( MOPDB ) dengan tidak adanya laporan akan penyimpangan pelaksanaannya.

Solihin juga mengucapkan terimakasih kepada komite sekolah yang mendukung kegiatan-kegiatan kesiswaan serta keagamaan dan berharap kerjasamanya terus ditingkatkan.

Sementara, pada bidang keagamaan, Kepala Madrasah sempat menyinggung dan memberikan apresiasi pada kegaitan spontanitas Hotmil Qur’an yang dipelopori guru MTsN 33 Jakarta dan menjadi kegiatan yang terpadu.

Untuk bidang Humas dan Sarpras (Sarana dan Prasarana) , madrasah mengalami peningkatan seperti kebersihan sekolah dan ruang kelas, dan upaya terus peningkatan dan penambahan sarana dan prasarana sekolah.

Kemudian, untuk Bidang adminitrasi dan  Ketata Usaha serta keuangan sudah makin baik dan ketepatan pelaksanaan mengenai waktu dan proses serta  jumlah penerima dan laporan sesuai dengan aturan.” pungkas Solihin.

http://beritamtsn33.blogspot.com

Selasa, 19 Juli 2016

MENGENAL MTsN 33 JAKARTA MELALUI MOPDB




 Masa Orientasi Peserta Didik Baru merupakan waktu yang tepat untuk menngenal MTsN 33 Jakarta. Mereka akan mengenal Visi Misi Sekolah, Tata Tertib Sekolah, Bagaimana belajar di madrasah, budaya madrasah, kegiatan akademik serta non akademik madrasah.

http://beritamtsn33.blogspot.com

DRAMA OSIS MTsN 33 DITANGGAPI KAKANWIL KEMENAG DKI JAKARTA DALAM ACARA HALA BIHALAL

Sambil menangis remaja putri dengan  perut besar ini meminta tanggung jawab pada seorang laki-laki yang telah menghamilinya.Namun sang laki-laki tesebut menyambutnya dengan tamparan hingga sang wanita tersebut terjatuh hingga keguguran.  Ini hanya salah satu adegan drama kenakalan remaja akibat seks bebas hingga hamil yang diepragakan dihadapan kakanwil Kemenag DKI Jakarta, Abdurrahman.

 Tema yang diusung dalam drama tersebut ,mengkisahkan perjuangan madrasah menghadapi kenakalan remaja, seperti mabuk-mabukan, narkoba, menonton video porno, main judi ,merokok, pergaulan bebas, hingga perkelahian remaja putri serta fenomena “cabe-cabean”.
 
Menariknya drama ini menunjukkan bagaimana peran madrasah dalam hal ini adalah guru yang berjuang atau berdakwah kepada remaja-remaja belia,  yang butuh perhatian, bimbingan serta nasehat yang tepat, sehingga akhir dari drama ini adalah taubatnya para remaja dengan belajar agama  seperti shalat, membaca Al-qur’an bahkan ada yang menjadi hafidz Qur'an.

Disela-sela sambutannya, Kepala kanwil menanggapi baik drama OSIS tersebut bahwa drama tersebut menggambarkan bahwa madrasah sangat dibutuhkan masyarakat. Dimana madrasah hadir memberikan sentuhan-sentuhan keagamaan. Oleh karena itu, Abdurrahman berpesan kepada seluruh guru-guru dan karyawan MTsN 33 Jakarta untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.


http://beritamtsn33.blogspot.com

Senin, 18 Juli 2016

KAKANWIL KEMENAG DKI : MADRASAH HADIR MEMBERIKAN SENTUHAN KEAGAMAAN


Jakarta, (18/07) Kepala Kanwil Kementerian Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman mengingatkan bahwa madrasah hadir memberikan sentuhan-sentuhan keagamaan di masyarakat. Hadir dalam acara halal bihalal keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri 33 Jakarta sekaligus pembinaan kepada guru dan karyawan, kepala Kanwil disuguhkan tamplan drama tentang kenakalan remaja dan tantangan guru madrasah dalam menghadapinya.

Drama  yang diperankan oleh OSIS MTsN 33 Jakarta ini,  menggambarkan kenakalan remaja seperti minuman keras, narkoba, hamil diluar nikah hingga perkelahian pelajar ,  kemudian hadir guru-guru madrasah untuk memberikan sentuhan keagamaan dengan dakwah yang lembut dan hikmah menjadikan para remaja pada rangkaian drama tersebut berakhir dengan taubat menjadi remaja muslim yang taat beribadah.
Sentuhan-sentuhan keagamaan yang diberikan madrasah sertameningkatnya animo kepercayaan masyarakat terhadap madrasah menjadi pembukaan dalam pembinaannya diharapan guru-guru dan karyawan serta pengurus komite MTsN 33 Jakarta. Abdurahman mengingatkan agar kepercayaan masyarakat yang semakin baik terhadap madrasah harus dijaga dengan cara meningkatkan kualitas guru-gurunya.
 


http://beritamtsn33.blogspot.com

Kepala Kanwil Kemenag DKI Tinjau Kemiringan Tanah Belakang MTsN 33 Jakarta


Jakarta, (18/07) Hadir dalam acara Halal biHalal MTsN 33 Jakarta sekaligus pembinaan terhadap guru-guru dan karyawan. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman juga meninjau kondisi kemiringan tanah bagian belakang MTsN 33 Jakarta. Bahkan dalam sambutannya, Abdurahman berharap kerjasama yang sinergi antara sekolah dengan lingkungan khususnya kelurahan cijantung untuk berperan aktif sehingga keberadaan madrasah  dapat berperan mengentaskan kebodohan warga sekitar Cijantung 

Dalam sambutannya , Abdurrahman memberikan contoh tentang keluhan warga akan jatuhan air dari atap gedung madrasah yang berada di dataran tinggi. Jatuhan air  menyebabkan warga terganggu. Oleh karena itu , Abdurahman berharap , Kelurahan Cijantung memberikan pengertian kepada warga atau memberikan solusi lainnnya sehingga keberadaan MTsN 33 Jakarta tidak mengganggu warga sekitar.Walau demikian Kementerian Agama juga ikut serta bertanggung jawab tentang hal itu. Dan MTsN 33 Jakarta memberikan respon kepada warga Cijantung yang akan menyekolahkan anaknya di madrasah melalui akses bina lingkungan.

http://beritamtsn33.blogspot.com