Jurnalistik

Jurnalistik MTsN 33 Jakarta
  • Drama Osis Masuk Islam Umar bin Khattab

    Osis menampilkan Drama Islam tentang masuk islamnya Umar bin Khattab pada acara Isra Mi'raj Di MTsN 33 Jakarta

  • Nano Sains ITB Bandung

    Dua Siswi (Annisa Nurfauziah dan Vlananda Putri) mengikuti Nano Sains di ITB bandung

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Jumat, 17 Juni 2016

KANWIL KEMENAG DKI AJAK NONTON " SYURGA MENANTI" SAMBIL BERAMAL


Jakarta, Kamis (16/06) Kanwil Kementeraian Agama DKI Jakarta mengajak 85 satker berasal dari MIN, MTsN dan MAN untuk nonton bareng Film “ Syurga Menanti”. Film yang diproduksi oleh Kanza Film Production bersama Yayasan Syaikh Ali Jaber ini merupakan film yang mulai tayang pada bulan Ramadhan di beberapa bioskop di jabodetabek. Pukul 12.50 WIB di bioskop Epicentrum XXI kuningan jakarta, beberapa undangan yang berasal dari  madrasah wilayah DKI Jakarta ini  sudah duduk depan layar yang kemudian dibuka oleh pembawa acara dengan surat Al-fatihah.

Dilanjutkan sambutan kepala Kanwil Kementerian Agama, Abdurrahman, yang menjelaskan alasannya  nonton bareng ini adalah untuk mendukung film sebagai media dakwah terutama agar para siswa-siswi madrasah untuk lebih semangat menghafal al-qur’an sekaligus beramal , keuntungannya akan disumbangkan untuk pembelian Alqur’an Braille untuk para tuna netra yang ingin membaca dan menghafal Al-qur’an.  Disela-sela sambutannya Kepala Kanwil tersenyum ,“Mungkin ini pertama kalinya pembacaan surat Al Fatihah di bioskop ini “, tambahnya sambil tersenyum.Kegiatan nonton bareng ini makin menarik dengan hadirnya Syaikh Ali Jaber dan Ummi pipik diantara para hadirin yang datang.

Apa yang menarik dari film yang diperankan oleh Istri almarhum Ustad Jefry Al Buchori ( Uje) ini, kemudian para artis-artis lainnya. Film ini bercerita kisah seorang anak remaja (SMP) yang gigih untuk menghafal Al qur’an dengan dukungan dari kedua orangtuanya,  kemudian penonton dibuat bulu kuduk merinding saat pemeran utama (Daffa)  melantunkan beberapa ayat Al-quran dengan suara merdu pada film tersebut.
Film ini juga menggambarkan dua perbedaan cara mendidik anak, Keluarga yang perhatian pendidikan anak dengan motivasi untuk menghafal qu’an , berakhlak baik sementara satu keluarga lainnya yang membiarkan anak larut dengan musik hingga usia remaja tak bisa membaca Al-quran.
Sementara film ini menyampaikan pesan tentang konsep takdir dalam beberapa percakapan antara pemain. Takdir itu sudah ditetapkan dan kita harus menghadapi segala hal yang sudah ditetapkan Allah SWT, dimana kedua orangtua Daffa meninggal dunia.

Para penonton yang sebagian besar orangtua dibuatnya menangis dengan jalannya ceriita dan membayangkan seandainya mereka (orangtua) sudah tiada dan  meninggalkan anak yang disayangi apalagi anak itu adalah anak soleh dan berbakti
 Keindahan alam, sawah , ladang  dengan bukit-bukit yang indah dan mempesona menambah daya pikat dan memperkuat gambaran penonton akan indahnya syurga didunia dan memperkuat judul film tersebut.
Pengambilan gambar yang proesional dengan sudut pengambilan yang dari atas mempesonakan ciptaan Sang Maha Pencipta dengan segala kebesaranNya serta keagunganNya.


http://beritamtsn33.blogspot.com

Selasa, 14 Juni 2016

REALITY SHOW RAPAT KENAIKAN KELAS


Meja-meja yang ditutupi taplak biru muda, dengan renda-renda bunga tersusun rapih menjadi saksi-saksi bisu akan perjuangan keberlangsungan pendidikan seorang anak bangsa. Dua speaker bergetar tak berirama saat beberapa guru yang hadir dalam rapat kenaikan kelas bicara. Rapat yang dihadiri guru-guru mata pelajaran serta wali kelas ini menjadi penentu layak atau tidaknya seorang siswa untuk naik kelas.
Beberapa nama-nama bermunculan tertulis pada papan putih yang biasa digunakan untuk mengajar. Nama-nama tersebut merupakan siswa-siswa yang bermasalah dalam nilai, jumlah absensi serta sikap dan prilaku yang menjadi kriteria dalam penentuan kenaikan kelas.

Apa yang menjadi pertarungan argumen masing-masing kubu dengan argumen yang beralasan. Beberapa guru menginginkan agar anak tersebut tetap tidak naik kelas, karena berdampak kepada siswa lainnya yang bisa menyepelekan pelajaran dan kehadiran. Nilai yang didapatkanpun sudah dilalui proses yang matang dan prosedural. Namun guru-guru lain yang tidak sependapat, mencoba mengarahkan opini agar melihat dari sisi psikologis, dampak jika siswa tersebut tidak naik kelas.Dampak yang ditimbulkan seperti rasa malu, minder bahkan tidak semangat lagi untuk bersekolah menjadi perhatian para peserta rapat tersebut.

Dua pandangan yang berbeda inilah yang menjadi bahan perbincangan, dua argumen yang berbeda namun memiliki alasan kuat bisa memakan waktu cukup lama, Inilah reality Show yang menguras fikiran, waktu dan bahkan perasaan. tidak semua pendapat dapat disepakati bahkan bisa berakhir pemungutan suara. Perasaan sedih dan gagalpun tergambar beberapa guru saat vonis tidak naik kelas diketuk pimpinan rapat,.


http://beritamtsn33.blogspot.com

Senin, 13 Juni 2016

SEBUAH ENERGI BESAR KARENA CINTA


 CINTA kita pada dakwah inilah akhirnya membuat energi kita selalu besar, selalu ada dan terus ada untuk memperjuangkan DAKWAH kita, sebuah ungkapan motivasi dan penegasaan bahwa melalui cinta akan DAKWAH maka membuat energi kita akan membesar untuk perjuangan dengan menghadapi segala macam halangan dan rintangan.

http://beritamtsn33.blogspot.com