Jurnalistik

Jurnalistik MTsN 33 Jakarta

Minggu, 11 Januari 2015

KEUTAMAAN DUDUK DIDEPAN KELAS

Tidak dapat dipungkiri bahwa kedekatan jarak atau posisi antara guru dan murid berpengaruh terhadap pemahaman dan penguasaan pelajaran ( yang disampaikan ). Rasulullah menganjurkan para sahabatnya agar mendekat ketika beliau sedang khutbah sebagaimana Imam Abu dawud meriwayatkan dari samurah bin Jundab, bahwa Nabi SAW bersabda : " Hadirilah khutbah dan mendekatlah kepada imam. Karena semakin seseorang menjauh, niscaya dia diakhirkan masuk kedalam sSurga, sekalipun dia memasukinya".

Di dalam hadits ini, Nabi SAW memerintahkan kita agar mendekat kepada orang yang sedang berbicara, yakni ketika dia memberikan wejangan (Pelajaran). Nabi juga mewanti-wanti akan didapatkannya kerugian bagi orang-orang yang suka berada di belakang.

Imam at-Tirmidzi meriwayatkan dari Aus bin Aus ra dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : " Barangsiapa mandi para hari Jum'at dan membasuh kepadanya, lalu dia berangkat (ke masjid) pada awal waktu, dia mendekat (kepada imam), Menyimak dan dia (mendengarkan khutbah), maka langkahnya akan dibalas dengan pahala seperti pahala puasa dan shalat selama setahun"

Didalam hadist ini, Nabi SAW menganjurkan agar kita mendekat kepada khatib. Beliau juga menjelaskan bahwa hal itu merupakan salah satu amalan yang akan membuat setiap langkah seseorang dibalas dengan pahala setara dengan pahala puasa dan shalat selama satu tahun.

Namun ironisnya, diruang kelas sejumlah besar siswa justru duduk jauh dari gurunya. Mereka lebih memilih barisan akhir sekalipun masih terdapat tempat kosong dibarisan barisan terdepan.

0 komentar:

Posting Komentar