Jurnalistik

Jurnalistik MTsN 33 Jakarta

Minggu, 11 Januari 2015

CARA UNIK SAMBUT HARI GURU DI MTsN 33 JAKARTA


Peringatan hari guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 33 Jakarta dimeriahkan oleh tampilan seni berupa puisi, nyanyi, drama dan juga dance.Salah satu yang unik dari peringatan hari guru 25 November 2014 kali ini tampilan Dougie Dance dari kelas 9-4  oleh Sri Rahmawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan lala. Selama 2 minggu siswi yang aktif belajar dance pada sebuah komunitas di TMII ini menyiapkan diri dengan berlatih bersama teman-temannya.
Atraksi yang ditampilkanpun disambut riuh tepuk tangan dari para siswa yang menyaksikannya.Spanduk dengan ukuran 2 meter yang bertuliskan "Selamat Hari Guru dan Terimakasih telah Mendidik kami" dibentangkan dengan atraksi split didepannya.
Dougie dance merupakan sebuah tarian hip-hop yang biasanya ditampilkan dengan menggerakan badan ke kiri dan ke kanan dengan sebelah tangan disamping kepala dan tangan satuanya dibawah, dilakukan secara berulang.


Upacara peringatah hari guru tahun ini sangat berbeda,Kepala Madrasah Eka syamsudin,S.Pd berkesempatan menjadi pembina upacara dan disela-sela amanat dihadapan peserta upacara, menghadirkan dua orang guru Siti JUbaedah,S.Ag dan Sri Istiyani,S.Pd untuk berdiri di podium menceritakan suka dan dukanya menjadi guru.

Sukanya menjadi guru adalah dapat belajar menghadapi berbagai karakter unik dari setiap siswa, ungkap Siti Jubaedah yang merupakan wali kelas 9 ini. Lain halnya dengan Sri Sitiyani,S.Pd, dukanya menjadi guru adalah ketika PR yang diberikan tidak dikerjakan oleh siswa menjadi catatan duka bagi guru yang juga merupakan wali kelas 9 ini.
Eka syamsudin juga berharap semoga guru-guru honor dapat diangkat menjadi guru PNS agar semua guru di Madrasah yang dipimpinnya sejahtera.

0 komentar:

Posting Komentar